<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3795">
<titleInfo>
<title>kekuatan mekanik sambungan las pelat baja karbon grade AH-36 menggunakan pengelasan kombinasi SMAW dan FCAW posisi 2G</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Khoirul Mujiatim</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 67 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan teknologi pengelasan modern telah menghadirkan berbagai metode pengelasan yang efisien dan andal, seperti FCAW (Flux Cored Arc Welding) dan SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kekuatan mekanik sambungan las pelat baja karbon AH-36 menggunakan tiga variasi metode yaitu SMAW, FCAW, serta kombinasi keduanya (SMAW dan FCAW). AH-36 dipilih karena kekuatannya yang tinggi dan penggunaannya yang luas dalam industri perkapalan. Proses pengelasan dilakukan pada posisi 2G dengan jenis sambungan butt joint alur V. Selanjutnya setiap spesimen diuji menggunakan metode Visual Test (VT), uji tarik, dan uji bending sesuai standar Lloyd’s Register (LR). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi FCAW untuk root pass dan SMAW untuk fill dan capping (FCAW+SMAW) menghasilkan performa mekanik yang terbaik. Pada hasil pengujian specimen yang menggunakan metode kombinasi FCAW+SMAW ini mencapai kekuatan tarik maksimum sebesar 14.000 Kgf, elongation hingga 23,12%, dan reduction of area sebesar 64,13%. Sedangkan metode lain menunjukkan nilai kekuatan tarik dan keuletan sedikit lebih rendah. Kemudian pada uji bending memperlihatkan bahwa kombinasi FCAW+SMAW memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap deformasi, dengan hasil visual yang baik tanpa cacat yang signifikan. Dengan demikian, kombinasi FCAW+SMAW direkomendasikan sebagai metode yang paling optimal untuk pengelasan pelat AH-36, terutama pada konstruksi kapal, karena mampu menghasilkan sambungan las dengan kekuatan tinggi dan kualitas terbaik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengambilan keputusan teknis di industri perkapalan dalam memilih metode pengelasan yang tepat.</note>
<subject authority=""><topic>bending</topic></subject>
<subject authority=""><topic>SMAW</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pengelasan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Posisi 2G</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kombinasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>AH-36</topic></subject>
<subject authority=""><topic>FCAW</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kekuatan tarik</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.25.24 Kho k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200382025</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.25.24 Kho k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3795</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 10:06:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-12 10:07:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>